Jumat, 10 Januari 2014

Penantian Yang Tak Kunjung Datang

Aku dan dhani telah berteman sejak kecil, dimana ada dhani disitulah aku berada. Kami selalu bersama kemana pun kami suka dan kami ingin kan. Karna itu pula aku menyukai dhani, dhani pun tau perasaan ku tapi dhani hanya menganggap itu candaan saja. Dani tak pernah mengerti perasaan ku, bahkan dhani pergi ke Bandung tempat lahir nya. Dia pergi hanya untuk menjauh dari ku saja, tak ada apa pun dia hanya meminta ku menunggu dibawah pohon rindang yang biasa kami datangi bersama. Ku telah menunggu nya dan selalu menunggu nya hingga iya datang dan kembali pada ku lagi. ku menunggu mu hingga tertidur bahkan dalam tidur ku pun kau pergi meninggal kan ku, tak ada mimpi tentang mu lagi, mimpi yang selalu ku tunggu tapi tak kunjung datang.Sudah 2 tahun ku menunggu kedatanggan nya kembali tapi apa yang ku dapat semua nya nihil, ku menunggu sementara kau tak datang, setiap hari air mata ini berlinang tak berhenti hanya karna menunggu nya. Ku binggung harus bagaimana lagi apa harus ku menunggu dan terus menunggu hingga aku mati. Hati ku hanya menyebut nama mu dan selalu bertanya kau dimana. Aku benar benar lelah menunggu kepastian yang tak kunjung datang dan aku benar benar ingin pergi dari kehidupan ku. Dan akhir nya aku benar benar putus asa dan ingin  mati dibawah pohon ini, tapi aku berfikir aku harus kuat aku dan bertemu dengan dhani aku harus membuat dhani bangga karna aku wanita yang kuat.Akhir nya aku bertahan selama 6 bulan ada aku mendapat kabar tentang dhani, aku hanya bisa menangis ketika membaca surat dari nya yang bertulis kan “ tiara maaf aku telah meninggal kan mu dalam waktu yang lama, aku hanya ingin memberi tahu kan bahwa kau jangan lagi menunggu ku dibawah pohon itu karena mungkin aku tak akan pernah datang dan kau harus melupakan aku karna umurku tak panjang lagi tapi kau harus percaya persahabatan kita akan abadi, aku akan mengingat nya” tangis ku pecah aku menangis tak henti, membaca surat itu adalah penyesalan dalam hidup ku, bahkan aku lebih baik menunggu nya lama selama apa pun asal kan dia tetap hidup dan kembali kepada ku, dibawah pohon itu aku berteriak “TUHAN KU MOHOHON KEMBALIKAN DIA PADA KU !!” aku hanya bisa menangis terus menangis dan berkata seperti itu. Sampai aku berfikir akan bunuh diri agar aku bisa bertemu dia disurga nanti, dan aku menggores kan perlah lahan pisau tajam di lengan ku hingga mulai menetes air merah yang kental dan terasa sangat menyakit kan walau pun rasa menyakitkan itu tak seperti rasa sakit ku yang sangat sangat menyakitkan karena ditinggal dalam waktu yang lama oleh dhani, dan tiba tiba mataku mulai terpejam aku tak sadar lagi.
Ketika mata ini mulai terbuka aku melihat semua yang berada disamping ku hanya lah benda berwarna putih dan aku berfikir apa aku sudah sampai disurga lalu dimana dhani, tapi aku salah aku bukan disurga tapi aku berada dirumah sakit dan tangan ku benar benar terluka hingga dibalut oleh kain putih, aku bingung siapa yang membawa ku kerumah sakit ini, sementra aku sendirian dibawah pohon itu, dan ternyata ada seorang teman ku yang membawa ku kerumah sakit ini, Dia bernama doni, doni adalah teman sekolah ku yang sangat baik pada ku dia menyukai ku sejak 2 tahun belakangan ini, dia sangat baik hingga aku benar benar menyesal telah menolak cinta nya, tapi ia masih berlalu baik pada ku, dia memang pria yang sabar, aku berfikir untuk melupakan dhani karna doni, doni adalah laki laki yang paling baik didunia ini. Setelah aku pulang dari rumah sakit aku diajak pergi oleh doni aku tak tau ini tempat apa yang jelas disini tidak ada seorang pun dan doni menggenggam tangan ku dan berkata “apa yang kamu alami sehingga kamu bisa melakukan itu padahal aku yakin kamu tau itu sangat menyakitkan, kenapa kamu benar benar senekad itu” aku hanya terdiam karna aku pun bingung ingin berkata apa lagi sementara alasan ku hanya karena aku ditinggalkan oleh dhani. “karena, aku benar benar lelah hidup didunia ini..” aku hanya bisa berkata seperti itu dan menangis mengingat masa lalu yang indah bersama dhani. Doni pun bertanya lagi “mengapa kamu bisa lelah..? kamu harus tau aku akan selalu menjaga mu dan selalu bersama mu dan kamu harus percaya pada ku, jangan menangis lagi..” doni menghapus air mata ku.Aku benar benar merasa bodoh menantikan dhani yang entah dimana sementara dihadapan ku ada seseorang yang sangat baik dan benar benar menyayangiku dengan tulus. Menyesal dan terus menyesal seakan tak ada yang lain dihidup ku selain menyesal.Sejak saat itu lah aku benar benar dekat dengaaku doni dan aku mulai melupakan dhani, aku bisa tersenyum lagi itu karna doni, aku mengambil keputusan untuk menjalani hubungan yang lebih serius dengan berpacaran, ketika aku dan dhoni sedang berjalan bersama tiba tiba dhoni pingsan begitu aku membawa nya kedokter ternyata dia mengidap penyakit kangker darah stadium 4 aku bingung mengapa dia tak pernah menceritakan penyakit nya ini kepada ku, setelah doni pulang dari rumah sakit kami pun pergi bersama kedanau doni tertidur dipangkuan ku dan pada saat itu juga aku berfikir aku akan terus mencinta doni hingga aku dan doni mati, aku akan menyerah kan hidup ku bersama dengan doni. Ku bangunkan doni beberapa kali tapi doni tak menjawab apa pun , dan pada saat aku mengangkat kepala nya banyak darah yang menetes dari hidung nya........Ya tuhan tolong aku, aku tak ingin dia mati aku tak ingin lagi orang yang ku sayang pergi meninggal kan ku, tuhan tolong aku!! Hanya itu yang kata kata yang selalu hati ku teriakkan. Aku tak pernah menyangka aku akan menangis lagi dibawah pohon tempat dani meninggal kan aku, perkiraan ku salah dulu aku selalu mengira aku tak akan kembali menangis dibawah pohon ini lagi, dan selalu berteriak “tuhan mengapa jalan hidup ku harus seperti ini” aku memang.lemah, aku memang cengeng, aku memang tidak tegar, tapi aku selalu janji pada diriku bahwa suatu saat nanti aku akan menjadi satu satu nya orang yang paling paling bahagia didunia ini, walau pun aku selalu ditingal kan oleh orang orang yang ku sayangi.Dan akhir nya dunia ku mati lagi !! ibu nya doni menelfon ku kan memberi tau bahwa doni meninggal dan aku benar benar bingung harus berbuat apa lagi, aku benar benar tak pernah siap untuk mengetahui hidup ku akan mati lagi dan taakan pernah hidup lagi, aku mencoba hidup beberapa hari............ semua terasa mati tak ada yang memberiku semangat hidup lagi, seakan keinginanku untuk mati kembali terulang..!! tolong aku biarkan lah aku semangat hidup, siapa pun kalian akan aku terima dikehidupan ku.............2 tahun ku menunggu dan tak ada yang datang dikehidupan ku, aku memutus kan untuk mati, ketika ada banyak mobil melintas dijalan aku memutus kan untuk bunuh diri dijalan, dan ku berharap tak ada yang mengalami kisah cinta yang memilukan ini....
  TAMAT !!


x